Headline

Parpol Pendatang Baru Kurang Diminati


Potensial Dihinggapi Politisi Kutu Loncat

(KM/IST)

kabarmadura.co, (SAMPANG) – Kehadiran partai politik (parpol) baru untuk pemilu 2019 nampaknya kurang diminati di Kabupaten Sampang. Semua parpol baru itu sudah ada di Sampang. Ada empat, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Berkarya, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal tersebut dibuktikan dengan minimnya peminat dalam bursa pencalonan legislatif yang mulai digelar oleh empat parpol tersebut.

Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perindo Kabupaten Sampang Abdul Azis mengaku, mulai pembukaan pendaftaran calon legislatif untuk Pemilu 2019, hanya ada tiga nama pendaftar, masing-masing untuk daerah pemilihan (dapil) I dan dapil II. Sedangkan satu orang lainnya maju menjadi calon legislatif Provinsi Jawa Timur.

“Sejak dibuka, sampai sekarang, sudah ada tiga nama yang mendaftarkan diri dan siap dilakukan proses selanjutnya sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” katanya.

Minimnya pendaftar pada pencalonan legislatif pada partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut, diklain karena pengaruh kondisi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Sampang. Bahkan sudah pernah ada yang mendaftar, namun tak kunjung menindaklanjuti.

Kurangnya minat terhadap parpol baru, juga dikwatirkan oleh DPC Partai Berkarya Kabupaten Sampang. Bahkan partai yang didirikan Tomi Soeharto itu, belum banyak persiapan. Sebab, sampai saay ini belum memulai rekrutmen pendaftaran calon legislatif untuk Pemilu 2019 mendatang.

“Sengaja belum melakukan pendaftaran, karena kami masih melakukan koordinasi dengan semua pengurus dan pihak terkait di internal Partai Berkarya,” kata Wakil Ketua Umum DPC Partai Berkarya Kabupaten Sampang Syaiful.

“Yang jelas dalam waktu dekat ini kami (Partai Berkarya, red) tetap akan membuka rekrutmen pendaftaran calon legislatif untuk disiapkan dalam kontestasi 2019 mendatang,” timpalnya.

Bisa Dimanfaatkan Politisi Kutu Loncat

Sementara di Sumenep, sejumlah parpol baru sudah mulai membuka pendaftaran bagi yang ingin bertarung di Pileg 2019. Salah satunya dilakukan Partai Garuda sejak 10 Maret lalu. Namun teknis persyaratan mendaftar caleg, masih menunggu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep.

“Bagi kami, kalau ada calon yang pernah nyalon dari parpol lain kemudian di pileg 2019 daftar melalui parpol kami, tetap kami terima. Tapi yang menjadi prioritas kami, kalau parpol lain mungkin mencari tokoh, tapi bagi kami, ingin menciptakan tokoh sehingga muncul tokoh-tokoh baru di Sumenep,” jelasnya Ketua DPD Partai Garuda Sumenep Hariyono kepada Kabar Madura.

Pihaknya membuka peluang pendaftaran secara umum. Namun tetak akan menolak calon yang hanya ingin menjadikan partainya hanya sebagai batu loncatan oleh politisi kutu loncat. Langkahnya adalah dengan memverifikasi berkas calon.

“Sebab bagi kami, yang paling utama adalah punya komitmen untuk membesarkan partai,” paparnya.

Namun pengamat politik asal Sumenep Ajimuddin mengatakan, parpol baru adalah peluang baru dan ruang tambahan bagi tokoh-tokoh masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam kontestasi pileg 2019. Alumni UIN Sunan Kaligaja Jogjakata itu menambahkan, dengan kerangka itu, munculnya parpol baru tentu peluang bagi tokoh yang punya kepedulian atas kepentingan publik.

“Ini dapat dikelola secara matang oleh mereka yang bergairah di dunia politik untuk keluar sebagai pemenang. Persoalan parpol baru atau lama, merupakan hal kedua di bawah unsur figuritas dalam keterpilihan sebagai wakil rakyat,” tuturnya.

KPU telah memutuskan terdapat 15 parpol peserta Pemilu 2019 mendatang, antara lain, Partai Amanat Nasional, Partai Berkarya, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Gerakan Perubahan Indonesia, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasional Demokrat, Partai Persatuan Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Persatuan Pembangunan. (ong/awe/waw)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top