BANGKALAN

NU-FPI Kompak Datangi Polres


Geram dengan Informasi di Media Sosial

SEJUK: Suasana guyup audiensi dua ormas dan pihak Polres Bangkalan. (KM/FAIN)

kabarmadura.co, (BANGKALAN) – Banyaknya warganet yang saling sindir terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Bangkalan, membuat pengurus Nahdlatul Ulama (NU) setempat mendatangi Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan, Selasa (13/3) pagi. Mereka hadir bersama pengurus Front Pembela Islam (FPI).

Kedua ormas tersebut berniat audiensi sekaligus konfirmasj hubungan keduanya baik-baik saja. Mereka menyampaikan akan melakukan kegiatan bersama sebagai bukti bahwa tidak ada permusuhan.

“Di media sosial (medsos) ada yang bilang FPI gini, NU gini. Terkesan tidak akur,’’ tutur Amin, perwakilan dari PCNU Bangkalan.

Sekretaris FPI Bangkalan Kholid menambahkan, bukan hanya di medsos saja terjadi cekcok antara pendukung dua ormas ini. Dirinya melihat secara umum bahwa di Indonesia dua ormas ini telah menjadi korban media dengan hawa nafsunya untuk kepentingan sesaat.

Karena hal tersebut, dua ormas ini mendatangi Polres Bangkalan guna meminta bantuan mengawasi dan mengamankan jalannya acara yang akan dilakukan FPI dan NU. Acara yang sudah diagendakan oleh keduanya berupa istighotsah dan tauziah pada Sabtu (17/3) mendatang di Arosbaya, Bangkalan.

”Kami akan mengadakan agenda istighotsah bersama dan diisi tauziyah yang akan dihadiri 10.000 orang,” ujar KH. Kholid.

Menurut Amin, tujuan agenda tersebut tiada lain untuk memperkuat ukhuwah islamiyah. Agenda itu berasal dari inisatif masing-masing kedua ormas yang ada di Bangkalan. Amin mengklaim dapat dukungan dari ulama, umara, dan masyarakat umum.

”Kita silaturrajim antara organisasi yang sama-sama mempunyai AD/ART dan tujuan yang sama, yang selama ini diketahui sedikit ada hubungan kurang baik,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Bangkalan Imam Pauji ditemani oleh Perwakilan Kodim 0829 Bangkalan mengatakan, semua kegiatan yang bersifat positif akan dikawalnya.

’’Intinya dimohon dukungan dan bantuan, tentunya Polri dan TNI lebih-lebih kita yang salah satu tugasnya memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat siap mengamankan kegiatan tersebut,” ujar Imam Pauji.

Dari pihak TNI juga sangat mendukung dalam pengamanan kegiatan tersebut. Hanya saja, Kodim 0829 berpesan agar ceramah yang nantinya disampaikan dalam acara tersebut tidak menjelek-jelekkan masyarakat lain agar tidak memunculkan perselisihan. (km39/nam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top