NEWS

Nihil Aturan Hambat Masuknya Investor


PANCING MINAT INVESTOR: Pemkab Pamekasan belum memiliki Perbup atau Perda yang mengatur tentang insentif khusus untuk pengusaha. (KM/NURUS SOLEHEN)

kabarmadura.co, (PAMEKASAN)-Investor yang hendak membangun usaha di Kabupaten Pamekasan masih belum dijamin usahanya. Sebab pemerintah setempat belum menerbitkan aturan secara spesifik. Salah satunya aturan tentang insentif khusus untuk pengusaha.

Aturan itu bisa tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Daerah (Perda). Sebelum investor masuk, terdapat perencanaan yang ditata. Perencanaan itu secara umumnya mengakaji jangka panjang ketika menjalankan usahanya nanti.

Kasi Penanaman Perencanaan Dinas Penanaman Modal Pamekasan Arif Rachmansyah mengaku tidak bosa menginformasikan ke publik terkait perencanaan teraebut. Sebab apabila diketahui publik rentan terjadi polemik tidak sehat. Seperti halnya konum yang hendak berusaha untuk mengahalangi jalan usahanya.

“Kami yang susah payah mencari investor itu bisa jadi kalau privasinya diungkap, dia balik kanan,” ujar, Arif saat ditanya seputar perencanaan jangka panjang, Selasa (13/3).

Sejauh ini, kata dia, investor yang sulit membangun usaha di Kabupaten Pamekasan lantaran tidak adanya aturan tersebut. Diakui, selama ini meski izinya  dipermudah terdapat pertimbangan lain yang muncul dibenak investor.  Salah satu pertimbangnnya adalah kondisi sosial kemasyarakatan.

Sementara perbup atau perda tentang insentif khusus untuk pengusaha untuk meyakini para investor belum terbentuk.  Seperti, sambung Arif, insentif khusus untuk pengusaha, ketika investor kewalahan mencari lahan usahanya. Di Pamekasan,  harga tanah cukup mahal dibandingkan dengan tiga kabupaten lainnya.

Ketika pengusaha dimudahkan dengan cara demikian, potensi bakal banyak investor yang datang. “Persepsinya seperti ini kalau masuk ke Pamekasan. Kalau dia tidak diberi jaminan khusus, mereka akan berpikir dua kali,” tandasnya. (rus/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top