Headline

Mangkrak, Proyek Rp35 Miliar Ditender Ulang


MANGKRAK : Pembangunan instalasi pompa yang berara di jalan Bahagia ini diputus kontrak karena tidak sesuai dengan kontrak kerja pembangunan. (KM/ABDUL WAHED)

kabarmadura.co, (SAMPANG) – Tiga rekanan proyek pembangunan instalasi rumah pompa yang merupakan bagian dari pembangunan sungai Kamoning harus diputus kontrak. Alasanya, kerena ketiga rekanan yang menggarap proyek rumah pompa itu tidak bisa menyelesaikan sebagaimana keputusan kontrak. Adapun proyek dimaksud berlokasi di jalan Bahagia, Kampung Kajuk dan jalan Delima Kota Sampang.

Saat dikonfirmasi, Saiful Muqoddas, Kabid Pengelolaan Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang, membenarkan bahwa tiga proyek pembangunan instalasi rumah pompa itu harus dilakukan pemutusan kontrak.

“Ketiga lokasi itu tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah tertuang dalam kontrak kerja, sehingga diputus kontrak,” katanya.

Kata Saiful Muqoddas, dalam tujuh hari kedepan, berkas pengajuan rumah pompa itu akan disetor ulang ke pihak panitia lelang. Bahkan ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan UPT Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU-SDA) Provinsi Jawa Timur wilayah Madura sebagai kepanjangan tangan dari Dinas PU-SDA Jatim untuk membahas perkembangan pembangunan rumah pompa tersebut.

“Jadi sudah diputuskan untuk dilakukan lelang ulang terhadap tiga lokasi itu. Sedangkan dua unit instalasi rumah pompa lainnya sudah bisa dikatakan selesai dan dapat beroperasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sampang, Moh Nasir mengatakan, kegagalan tiga proyek pembangunan instalasi rumah pompa tahun 2017 itu harus dijadikan perhtian khusus oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dalam rangka mendukung percepatan program normalisasi kali kamuning.

“Kami harap rekanan yang menjadi pemenang lelang nantinya bisa bekerja dengan profesional dengan mengacu pada kesepakan kontrak awal, sehingga potensi terjadinya putus kontrak karena deadline waktu dapat terhindari,” singkatnya.

Berdasar data yang dihimpun Kabar Madura sebagaimana data LPSE Jawa Timur. Ketiga lokasi pembangunan instalasi rumah pompa tersebut antara lain di jalan Delima dianggarkan dengan dana Rp 7.650.357.000.

Kedua, pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kamoning juga berlokasi di Jalan Bahagia dengan anggaran Rp 14.305.644.000. Sedangkan yang ketiga, pembangunan rumah pompa itu juga berlokasi di Kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah, dengan anggaran Rp 13.999.601.000.(awe/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top