NEWS

DPRD Peduli Laka Laut Sapeken


DPRD PEDULI: Internal DPRD Sumenep meggalang dana yang akan disumbagkan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat laka laut di perairan Sapeken beberapa waktu lalu. (KM/Fathor Rahman)

kabarmadura.co, (SUMENEP) – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menginisiasi untuk menggalang dana di internal legislatif. Penggalangan dana dimaksud, sebagai bentuk kepedulian sejumlah anggota DPRD Sumenep terhadap keluarga korban meninggal dunia, akibat tragedi tenggelamnya perahu di perairan Pulau Sapeken beberapa waktu lalu.  Perolehan dana itu nantinya akan diserahkan kepada empat keluarga korban meninggal dunia dalam musibah tersebut.

Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep Badrul Aini, alasan melakukan aksi peduli itu, karena rasa prihatin dan turut berduka atas insiden yang terjadi di perairan Sapeken bebetapa waktu lalu itu. Apalagi kecelakaan laut itu sampai menelan korban jiwa sebanyak empat orang. Oleh karenanya, para politisi di parlemen menyisihkan dana untuk menyumbang kepada para keluarga korban yang meningal dunia.

Beberapa politisi di legislatif nampak keluar masuk di empat Komisi di gedung dewan untuk menemui masing-masing anggota komisi, supaya menyumbang terhadap penggalangan dana yang dilakukan di internal dewan Sumenep sendiri.

“Kami pada dasarnya ingin ikut meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kami ikut merasakan beban itu, apalagi yang meninggal dunia adalah santri dan mengalami kecelakaan laut saat hendak menghadiri sebuah pengajian,” ,” jelasnya kepada Kabar Madura, Senin (12/3).

Perolehan dana dari hasil penggalangan dana di internal dewan itu, disampaikan politisi asal daerah pemilihan (dapil) enam di kepulauan itu, akan diberikan kepada keluarga empat korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Sumenep Nurus Salam sangat mendukung Komisi II yang telah beriinisiatif menggalang dana di internal legislatif. Hal itu merupakan kepedulian kepada keluarga korban yang ditimpa musibah.

“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan oleh teman-teman komisi, karena hal itu merupakan bentuk kepedulian rasa berduka dengan insiden perahu tersebut. Mudah-mudahan, apa yang dilakukan oleh teman-teman anggota dewan bisa membantu walapun secara nominal tidak banyak,” jelasnya.

Anggota Komisi II lainnya yang berasal dari dapil kepulauan, H Risnawi menyampaikan, itu berduka atas insiden itu. Dirinya ikut menyumbang dan ikut menggalang dana kepada teman-teman anggota dewan lainnya.

Untuk diketahui, laka laut terjadi di perairan barat pulau Saredeng, Kecamatan Sapeken, Kamis (8/3), mengakibatkan 34 orang penumpang yang merupakan santri dan ustadz di salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Sapeken menjadi korban. Empat orang meninggal dunia dan 30 orang lainnya dinyatakan selamat meskipun harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sapeken dan rumah sakit di Bali. (ong/waw)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top