BANGKALAN

Pertanyakan Profesionalitas LSM Pro Demokrasi


KPU Siap Dipanggil Panwaslu

BERANI: LSM Pro Demokrasi tidak tinggal diam ketika mengendus adanya dugaan KPU Bangkalan bertugas secara tidak profesional. (KM/IST)

kabarmadura.co, (BANGKALAN) – Yang tidak profesional itu KPU atau pelapor? Begitu penegasan Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar yang kinerjanya mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pro Demokrasi.

“Mengapa baru sekarang dilaporkan kalau kami dinilai tidak profesional karena meloloskan paslon yang dianggap tidak lengkap secara administrasi?” sesalnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan laporan tersebut karena merupakan hak setiap masyarakat. Fauzan mengaku tinggal menunggu panggilan dari Panwaslu untuk klarifikasi laporan LSM Pro Demokrasi itu.

Sebelumnya, kinerja lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan diduga tidak profesional. Karena itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pro Demokrasi lapor ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat. KPU sebagai penyelenggara pemilu terkesan tidak profesional dalam menjalankan tugas.

“Laporan itu tetap kami terima, tapi belum diregistrasi. Sebab, pelapor tidak membawa alat bukti. Hanya bersifat asumsi,” kata Ketua Panwaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, sebagaimana dilansir madura corner.

Menurutnya, ketidakprofesionalan yang dilaporkan itu, menyangkut langkah KPU dalam menyikapi permasalahan yang terjadi. Seperti, salah satu calon yang diduga tersangkut kasus korupsi dana hibah P2SEM dan terlibat praktik politik uang serta tidak mengundurkan diri dari anggota DPR RI.

“Jadi pelapor menduga ada sesuatu yang tidak beres pada KPU. Karena telah meloloskan paslon yang menurut mereka diduga terlibat tiga hal itu,” terang Mustain.

Panwaslu Bangkalan kata Mustain, masih menunggu data-data tambahan, khususnya kronologis secara terperinci terkait laporan tersebut. Pelapor diharapkan segera melengkapi bukti-bukti yang telah dijanjikan saat melapor.

“Mudah-mudahan pelapor dan kita juga bisa menggali lebih dalam di mana letak ketidakprofesionalan KPU,” tukasnya. (mc/nam)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top