NEWS

Berbaur Laporkan Akun Penyebar Hoaks


DIRUGIKAN: Timses Berbaur laporkan dugaan pencemaran nama baik yang ditulis dua pemilik di akun sosial media (sosmed) berinisial AK dan RM kemarin (18/2). (KM/NURUS SOLEHEN)

kabarmadura.co, (PAMEKASAN) – Tim sukses (timses) pasangan calon bupati nomor urut 1 Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) laporkan pemilik akun facebook berinisial AK dan RM ke Polres Pamekasan, Minggu (18/2).

Timses Berbaur Heru Budi Prayitno didampingi kuasa hukumnya Muhammad Noval Ibrohim Salim tiba di Polres Pamekasan, sore pukul 15.30. Mereka diberi pelayanan khusus lantaran pelaporannya menyangkut pemilukada yang sentuhannya dengan publik.

Heru Budi Prayitno mengatakan, ada dua akun yang menjadi objek pelaporannya. Di antaranya akun facebook berinisial AK dan RM. Keduanya diduga telah mencoreng nama baik pasangan Berbaur. Dalam status facebooknya ditulis, pasangan Berbaur tidak butuh tokoh ulama dan pesantren.

“Padahal di Pamekasan banyak tokoh ulama dan pesantren yang mendukung pasangan Berbaur,” kata Heru kemarin (18/2).

Menurut dia, akun penyebar hoaks itu dinilai merugikan masyarakat. Padahal semua elemen masyarakat sepakat untuk merayakan pemilukada sejuk, aman dan damai. Namun sayang, pekerja sosial media (sosmed) di Pamekasan itu justru memperlakukan lain.

“Di mana komentarnya sangat merugikan kami. Komentar ini bisa membuat gaduh. Jika dibiarkan maka akan menjatuhkan elektabilitas Berbaur,” jelasnya.

Dua pemilik akun di sosmed itu dianggap berpotensi menyebarkan ujaran kebencian dengan tujuan memecah belah persatuan dan kesatuan. Atas peristiwa yang merugikan itu, pihaknya tergugah untuk melaporkan ke Polres Pamekasan. Sehingga dua pihak yang bersangkutan itu bisa diselidiki. Dia memasrahkan kepada pihak kepolisian untuk mengklarifikasi maksud dan tujuan status yang merugikan.

“Ini sebagai pembelajaran saja. Masyarakat jangan sampai main-main. Apalagi sampai berkomentar sembarangan di sosmed,” paparnya.

Terpisah, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Pamekasan Setiyono mengatakan, pelaporan dugaan pencemaran nama baik itu cukup vital. Apalagi kejadian itu menimpa salah satu pasangan calon bupati di pemilukada 2018 nanti.

Diketahui bahwa hari ini masa aktif kampanye. Sehingga kondusivitas masyarakat itu sangat penting. Hari ini, pihaknya akan memverfikasi ulang pelaporannya itu dengan menemui Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo. Apakah kasus itu langsung ditanganinya, atau terlebih dahulu melaporkan ke Panwaslu setempat.

“Kalau ada hal-hal yang sekiranya membuat potensi konflik dilaporkan saja. Kita akan tindak lanjuti, jangan sampai mereka mengambil tindakan sendiri,” pungkasnya. (rus/waw)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

© Copyright2017 kabarmadura.co. All Rights Reserved.Themetf

To Top